Press "Enter" to skip to content

13 Hours, Film Yang Penuh Ledakan

 

Setelah jatuhnya kekuasaan kediktaktoran di Libya yang dipegang oleh Muammar Gaddafi pada tahun 2011 konflik terus menyerang Libya hingga banyak negara yang menutup kedutaannya di negara tersebut.

Perang berkepanjangan, perebutan kekuasaan, perdagangan senjata, dan berbagai hal lainnya membuat negara ini menjadi sebuah negara yang berbahaya, terutama salah satu kotanya yakni Benghazi. Pada 2012, Benghazi ditetapkan menjadi salah satu kota paling berbahaya di dunia.

Meskipun demikian, Amerika Serikat tetap berusaha mempertahankan kedudukan diplomatiknya di kota tersebut dengan memerintah Duta Besar AS untuk Irak yakni Christopher Stevens menetap di Benghazi beserta para pasukan CIA.

Film 13 Hours – The Secret Soldiers of Benghazi atau 13 Hours ini adalh film aksi perang dan drama yang bercerita tentang perjuangan bertahan hidup tim intel CIA dalam menghadapi serangan teror sebelum bisa kabur dan kembali ke negaranya.

Masih sama seperti film-film sebelumnya, sutradara Michael Bay yang juga menyutradarai film 13 Hours ini masih sangat hobi mempertontonkan banyak ledakan dalam sebuah film. Apalagi dalam adegan pertarungan yang dimana isinya hanya tembakan dan meledak sehingga terlihat dan terdengar sangat epik.

Namun masih saja Michael Bay melakukan hal yang sama selama membuat film yang terus menerus dihujani ledakan. Tidak ada pendalaman cerita atau percakapan yang berarti atau bahkan aksi yang menarik ditengah badai ledakan tersebut.

13 hours the secret soldiers of benghazi. foto : blackfilm.com
13 hours the secret soldiers of benghazi. foto : blackfilm.com

Film 13 Hours ini dimulai dengan beberapa klip tentang perang revolusi dan kerusuhan di Libya setelah kejatuhan Gaddafi, setelah itu terlihat di airport datang seorang Amerika Serikat yang merupakan salah seorang tim angkatan bersenjata di CIA ia dijemput oleh temannya. Saat perjalanan menuju markas di Benghazi mereka disergap oleh salah satu kelompok pemberontak bersenjata di Libya, setelah saling ancam mereka berhasil lolos.

Amerika Serikat memiliki misi diplomatik di kota tersebut, dan kemudian mengirim duta besar Amerika Serikat untuk Libya yang bernama Christopher Stevens ke kota Benghazi. Ia tinggal disebuah villa yang keadaannya cukup terbuka sehingga dianggap berbahaya oleh para pasukan CIA jika terjadi serangan.

Beberap hari kemudian ternyata villa tersebut diserang oleh kelompok pemberontak bersenjata di kota Benghazi. Tak hanya menyerang villa dubes Amerika Serikat, markas rahasia CIA juga ikut diserang. Mereka semua harus bertahan sampai tiba bala bantuan datang sehingga mereka bisa pergi kembali ke Amerika Serikat.

Saking banyaknya tokoh di film ini saya sampai tidak begitu ingat siapa saja tokoh yang berperan dalam film ini selain si duta besar, lalu apa masalah si tokoh masing-masing selain mereka kangen keluarga mereka yang ada di Amerika Serikat.

Tapi perlu diakui bahwa film ini memiliki dasar cerita serta jalan cerita yang bagus, tapi tidak ada kedalaman cerita selain melihat pasukan CIA melindungi duta besar dan mempertahankan markas dari para kelompok teroris.

Selain perang, ledakan, serta suara tembak-tembakan, seolah tidak ada hal lain dari film ini yang terasa kuat dan membekas.

Film ini akan memiliki jalan cerita serta kedalaman cerita yang lebih baik jika dipegang oleh sutradara lain. Namun meskipun demikian, menurut saya ini adalah salah satu karya terbaik dari Michael Bay selain Transformers 1.

Film 13 Hours – The Secret Soldier of Benghazi ini merupakan adaptasi dari sebuah novel berjudul 13 Hours tulisan Mitchell Zuckoff yang diluncurkan tahun 2013.

Film ini disutradarai oleh Michael Bay dan diperankan oleh John Krasinski, James Badge Dale, Pablo Schreiber, Max Martini, Toby Stephens, dan David Costabile.

Our Score (5,5/10)

 

Judul                     : 13 Hours, The Secret Soldiers of Benghazi
Produksi              : 3 Arts Entertainment dan Platinum Dunes
Produser              : Michael Bay dan Erwin Stoff
Sutradara           : Michael Bay
Pemain                 : John Krasinski, James Badge Dale, Pablo Schreiber, Max Martini, Toby Stephens, dan David Costabile

 

 


Oleh : Putu Radar Bahurekso
t : @puturadar | ig : putu.radar


 

Facebook Comments

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mission News Theme by Compete Themes.