Press "Enter" to skip to content

Detective Conan : The Crimson Love Letter, Tampil Membaik Dari Sebelumnya

Detective Conan : The Crimson Love Letter adalah film ke 21 dari seri film layar lebar animasi Detective Conan. Film ini akhirnya tampil semakin baik, setelah sekitar 5 film Detective Conan The Movie kebelakang tampil kurang meyakinkan.

Film Detective Conan kali ini ini  tampil dengan cerita misteri yang kohesif dan ringan, selain itu juga dihiasi cukup banyak adegan aksi yang membuat film ini semakin menegangkan. Namun masih tetap ada beberapa kekurangan dalam film Detective Conan ini, yakni dialog-nya yang terlalu penuh juga kurangnya penjelasan terhadap permainan Karuta yang menjadi latar belakang cerita kali ini.  

Kali ini film Detective Conan mengambil permainan Karuta sebagai latar kasus pembunuhan. Secara sederhana Karuta adalah sebuah permainan kartu klasik Jepang yang membutuhkan kecepatan tangan dan pengetahuan terhadap puisi klasik Jepang. Itulah yang kurang lebih saya tangkap dari film ini.

Crimson Love Letter
adegan film. gambar : manga.tokyo

Conan bersama dengan Ran Mouri dan Kogoro Mouri diceritakan tengah mengunjungi Kansai atas undangan dari Heiji dan Kazuha untuk menyaksikan pertandingan Karuta. Namun didalam gedung tempat pertandingan berlangsung ternyata terdapat ancaman bom sehingga para pengunjung harus segera menyelamatkan diri keluar dari gedung.

Film ini dibuka dengan cerita yang menarik, belum lama film berjalan penonton sudah disuguhkan sebuah masalah yang akan berlanjut ke permasalahan utama dalam film ini. Tak hanya itu, Dalam adegan ini pun sudah diperlihatkan beberapa adegan aksi yang membuat film ini semakin menegangkan. Heiji dan Kazuha masih terjebak dalam gedung saat bom sudah meledak, kemudian Conan menggunakan alat-alat ciptaan Profesor Agasa berusah menyelamatkan Heiji dan Kazuha yang terjebak didalam gedung tersebut.

Setelah adegan awal tersebut, cerita dibawa semakin dalam melalui sebuah sub-plot dimana ditemukan seorang pemain top Karuta mati terbunuh. Kasus pembunuhan ini dikemas sederhana, tidak ada ruangan tertutup, ataupun trik ribet lainnya, yang ada hanya hanyalah sekedar trik trik sederhana seperti alibi palsu.

Film ini memiliki kumpulan cerita misteri yang kohesif, rangkaian ancaman ledakan bom sebagai kasus utama ditambah kasus pembunuhan debagai sub-plot pendukung permasalahan dalam film ini. Sub-plot romance juga dihadirkan sebagai bumbu untuk mempermanis dan meringankan suasana film.

Crimson Love Letter

Namun masih terdapat beberapa kekurangan dalam film ini yakni dialognya yang terlalu penuh sehingga dalam beberapa adegan memang terasa cukup membosankan. Selain itu juga pengenalan akan Karuta masih kurang. Penonton masih dibuat kurang begitu paham tentang permain Karuta ini secara umum dan mendasar. Padahal ada kesempatan untuk menjelaskan permainan ini pada saat ibu Heiji melatih Kazuha untuk bermain Karuta. Hal ini cukup penting mengingat film Detective Conan The Movie selalu dirilis secara mendunia tak hanya di Jepang saja.

Detective Conan The Movie kali ini tampil membaik daripada film-film Conan sebelumnya terutama sejak movie ke 15 yang berjudul Detective Conan : Quarter of Silence. Ini membuat kita bisa semakin mengantisipasi film-film Detective Conan The Movie selanjutnya.

Our Score (7/10)

 

Judul                     : Detective Conan : The Crimson Love Letter / Meitantei Konan: Kara Kurenai no Rabu Retta
Produksi              : TMS Entertainment, V1 Studio
Cerita                    : Aoyama Gosho, Takahiro Okura
Sutradara            : Kobun Shizuno

 

 


Oleh : Putu Radar Bahurekso
t : @puturadar | ig : putu.radar


 

Facebook Comments

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mission News Theme by Compete Themes.