Press "Enter" to skip to content

Meraba Masa Depan Melalui Kopi Bon

Beberapa tahun belakangan, kemunculan kedai kopi tampak tak ada henti-hentinya. Hampir dalam beberapa bulan sekali kita akan menemui tempat trendi baru untuk sekedar nongkrong, memesan kopi, dan kemudian mengunggah foto di sosial media.

Ajakan dari seorang kawan membuat saya mencoba sebuah kedai kopi baru yang berada di kawasan Jalan Pahlawan, Bandung. Letaknya tak jauh dari Taman Makam Pahlawan di Bandung tepatnya berada di Jl. Pahlawan no 76.

Kedai kopi tersebut bernama Kopi Bon. Nama tempat ini, Bon (baca: bong), diambil dari bahasa Perancis yang berarti ‘bagus, baik, atau enak’. Fadhilla Sandra Adjie yang merupakan pemilik dari Kopi Bon memang seorang penggemar hal-hal yang berbau Perancis mulai dari bahasa, budaya, hingga dukungan di Piala Dunia.

Belum lama memang tempat ini buka, Fadhilla membuka tempat ini beberapa lama setelah ia berhenti bekerja sebagai seorang marketing di perusahaan digital di Bandung. Ia meniti bisnis ini bersama dengan keluarganya.

Kopi Bon
Fadhilla (left). pic : Kopi Bon

Kopi Bon bisa dikatakan sebagai ‘anak’ dari berbagai hobi dan hal-hal yang disukai oleh Fadhilla diantaranya adalah kopi, buku, dan juga musik. Setiap sabtu, Kopi Bon mengadakan free live music. Siapa saja yang mau tampil dan berdendang dipersilahkan, alat musik pun sudah disediakan.

Meskipun belum banyak, Kopi Bon juga memiliki lemari yang berisi buku-buku yang boleh dibaca oleh pengunjung. Beberapa buku yang disediakan antara lain adalah buku tentang marketing, self improvement, dan beberapa majalah. Dalam bayangan Fadhilla, ia ingin membuat Kopi Bon memilik nuansa yang ramah, bersahabat, dekat, dan juga aktif.

“Aku tuh pinginnya nanti disini bisa ada acara-acara kegiatan diskusi buku gitu atau ngomongin musik dan bisa kerjasama dengan komunitas,” bayang Fadhilla mengenai Kopi Bon.

Selain melalui live music dan juga diskusi bersama komunitas ataupun sekelompok orang, Fadhilla juga ingin membangun kedekatan dengan para customer-nya di Kopi Bon melalui percakapan-percakapan ringan meskipun hanya sekedar masukan terkait rasa dari berbagai hidangan yang disajikan Kopi Bon.

pic : Kopi Bon

Di Kopi Bon, Fadhilla juga membuka les privat bahasa Perancis level dasar. Ia memiliki cita-cita untuk menjadi dosen, dan membuka les bahasa Perancis ini adalah langkah awalnya untuk bisa berdiskusi dan berbagi dengan para muridnya.

“Aku tuh punya cita-cita pingin jadi dosen, jadi ya berbagi ilmu bahasa Perancis itu bisa dibilang latihan dan langkah awal aku untuk bisa menggapai cita-cita itu,” tutur Fadhilla.

Ia juga melanjutkan bahwa kedepannya ia juga ingin mengembangkan bisnis yang ia lakukan. “Kalau bisa sih kedepannya juga ingin buka cabang. Jadi pingin jadi dosen tapi diluar ada ngejalanin bisnis juga, kelihatannya keren sih,” lanjutnya.

Kopi Bon menawarkan harga yang bersahabat, bahkan untuk ukuran standar kedai kopi di Kota Bandung pun, Kopi Bon termasuk tidak mahal. Menu disini bisa dinikmati mulai kisaran harga Rp 15.000 an. Tempat ini juga bisa dicek melalui akun instagram @kopi.bon.

 

Facebook Comments

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mission News Theme by Compete Themes.