Press "Enter" to skip to content

Now You See Me 2, Trik Sulap Yang Kurang Magis

 

Aksi sulap memang selalu mempesona, dari tiada tiba-tiba menjadi ada. Salah seorang tokoh fiktif favorit saya yang merupakan seorang pesulap juga yakni Kaito Kid (bisa dicari di anime/manga Detective Conan) pernah berujar, “pesulap itu memang penipu, tapi semua orang yang melihat sulap akan merasa senang dirinya telah ditipu.”

Kurang lebih seperti itulah quote-nya si penyihir bayangan bernama Kaito Kid tersebut, saya lupa persisnya seperti apa. Saya sendiri selalu sadar setiap menonton sulap bahwa aksi yang saya lihat ada triknya, tapi saya ga peduli. Saya lebih memilih percaya bahwa apa yang saya lihat adalah sebuah keajaiban sederhana dari tangan manusia.

Pesulap pertama yang saya sempat beberapa kali melihat aksinya dilayar kaca ialah David Copperfield. Namun pesulap yang membuat saya tertarik terhadap dunia per-sulap-an dan menjadi rutin nonton acara sulap di youtube pada saat saya masih SMP adalah David Blaine, Criss Angel, dan Cyril Takayama.

Film tentang sulap tentunya sangat menarik buat saya, apalagi dengan menggunakan ‘keajaiban’ dari teknik sulap untuk sebuah aksi pencurian. Buat saya ini konsep yang sangat keren, walaupun tidak baru. Kaito Kid sudah menerapkan konsep ini terlebih dahulu, bahkan juga Arsene Lupin yang sering kali menggunakan teknik penyamaran dalam aksi pencurian yang ia lakukan.

now you see me 2
adegan now you see me 2. foto : teaser-trailer.com

Film Now You See Me 2 ini dibuka dengan sebuah aksi membebaskan diri dari dalam box yang ditenggelamkan ke dalam air. Ini adalah salah satu aksi sulap escapologist paling terkenal dalam dunia sulap. Dulu sulap ini pernah dilakukan oleh Harry Houdini, kemudian dilakukan ulang ole David Copperfield.

Aksi sulap ini didalam adegan awal Now You See Me 2 dilakukan oleh pesulap bernama Lionel Shrike, ayah dari Dylan Rhodes atau Dylan Shrike. Namun karena ada kesalahan, sulap tersebut gagal dan mengakibatkan Lionel Shrike meninggal. Dylan Rhodes yang melihat di lokasi pun berniat untuk membalas dendam kepada orang yang ia anggap telah membunuh ayahnya.

Di film Now You See Me pertama sudah diceritakan bahwa akhirnya Dylan Rhodes berhasil mengumpulkan empat orang yang disebut The Four Horsemen atas petunjuk dari The Eye.

Bersetting satu tahun setelah kejadian di film pertama kini The Four Horsemen, kelompok sulap yang terdiri dari Daniel Atlas, Merritt McKinney, Jack Wilder, dan Lula, kembali beraksi untuk mencuri sebuah sistem yang dapat memata-matai seluruh komputer yang ada di dunia sebelum alat tersebut digunakan untuk sebuah tindakan tercela.

Berbagai trik sulap dari berbagai aliran diperlihatkan. Mulai dari melempar kartu, menyembunyikan kartu, melakukan penyamaran, mengalihkan perhatian, dan lain-lain.

Namun disinilah yang kurang dari film ini. Hampir semua sulap yang ditampilkan dalam film ini terasa kurang memiliki ‘wow factor’. Tidak ada kejutan lebih yang diperlihatkan, dan juga polesan yang kurang indah, sehingga kurang terasa kesan ajaib-nya. Tidak hanya itu, bahkan eksekusi untuk memegahkan aksi sulapnya pun juga kurang, seperti penggunaan BGM/OST yang tidak cocok dengan aksi sulapnya.

Semua faktor pendukung terasa kurang ‘klik’ dengan aksi sulapnya, tampak adegan-adegan sulap tersebut dipoles dengan kurang matang.

now you see me 2
poster now you see me 2. gambar : nerdreactor.com

Secara cerita juga tidak jauh berbeda dengan film pertamanya. Beraksi menggunakan sulap, menyambungkan berbagai aksi sulap untuk melakukan sebuah tugas rahasia dan sebuah sulap besar di akhir. Mengumpulkan masa yang banyak lalu melakukan sebuah ‘revalation’. Konsep dan cerita yang bagus, tapi tidak terlalu banyak perbedaan dari film pertama, bahkan konflik internal yang dihadirkan juga masih mirip, yaitu kepercayaan antar anggota The Four Horsemen.

Salah satu yang patut diperhatikan juga adalah organisasi The Eye ini, yang masih belum jelas bagaimana mereka bekerja. The Eye adalah kumpulan pesulap profesional senior, mereka selalu memperhatikan tindakan-tindakan The Four Horsemen.

Aksi The Four Horsemen pun tidak lepas dari data, perintah, maupun perhatian The Eye. The Eye juga masih kurang dijelaskan tentang seperti apa organisasi ini sehingga nama dan keberadaan organisasi ini seolah hanya untuk meningkatkan sisi kemegahan dan kemisteriusan saja.

Namun adegan terakhir film ini justru mampu dikemas dengan matang. Adegan dan aksi sulapnya penuh dengan kejutan, secara visual juga mampu memberi sentuhan magis yang ajaib. The Four Horsemen melakukan sulap individu-individu yang sudah sedemikian rupa dijahit sebelum akhirnya melakukan pertunjukan utama mereka.

Tak lupa mereka juga langsung melakuan ‘revalation’ terhadap trik-trik sulap yang mereka lakukan. Berbeda dari adegan sulap diawal-awal hingga pertengahan film, adegan sulap penutup beserta trik-triknya mampu memberikan efek kejutan yang kuat.

Disutradarai oleh Jon M. Chu, Now You See Me 2 diperankan oleh Jesse Eisenberg sebagai Daniel Atlas, Mark Ruffalo sebagai Dylan Rhodes, Woody Harrelson sebagai Merritt McKinney, Lizzy Caplan sebagai Lula, Dave Franco sebagai Jack Wilder, Daniel Radcliffe sebagai Walter Tressler, dan Morgan Freeman sebagai Thaddeus Bradley.

 

Our Score (6,5/10)

 

Judul                     : Now You See Me 2
Produksi              : K/O Paper Products dan TIK Films
Produser              : Bobby Cohen, Alex Kurtzman, Roberto Orci
Sutradara            : Jon M. Chu
Pemain                 : Jesse Eisenberg, Mark Ruffalo, Woody Harrelson, Lizzy Caplan, Dave Franco, Daniel Radcilffe, Morgan Freeman, dan Michael Caine, dan Jay Chou

 

 


Oleh : Putu Radar Bahurekso
t : @puturadar | ig : putu.radar


 

Facebook Comments

One Comment

  1. BestAllison May 10, 2018

    I have noticed you don’t monetize your site, don’t waste your traffic,
    you can earn additional bucks every month because you’ve got hi quality content.

    If you want to know how to make extra $$$, search for: Ercannou’s essential adsense alternative

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mission News Theme by Compete Themes.